RSS

Boardgame

15 Dec

Kembali membuka dashboard gara-gara kesentil sama yang baru bikin blog. Dan makin kesentil setelah liat post terakhir ternyata banyak yang komen. Okay, it almost been a year but I haven’t post anything new yet, maap buat yang uda nyemangatin. Honestly, ada banyak sih di draft, tapi tiap kali di-proofreading sebelum di-publish ada ada yang bikin postnya batal naik cetak. Kebanyakan karena setelah dibaca ulang ternyata bahasanya aneh, and after desperate try to revise the post, it ended up going back to draft. Alasan lain blog ini terabaikan adalah plurk, twitter, dan tumblr yang ga perlu nulis panjang-panjang atau baca berulang-ulang.

Kali ini saya mau menulis soal boardgame. Apa itu boardgame? Semua pasti tahu permainan catur, monopoli, atau ular tangga kan? Permainan-permainan itu merupakan beberapa contoh dari boardgame. Namanya juga BOARDgame, biasanya ada papan atau alas yang dijadikan arena bermain. Storylinenya juga bermacam-macam, mulai dari kehidupan di jaman batu di Stone Age, jadi petani di Agricola, rebut-rebutan daerah kekuasaan di Small World, atau menyelamatkan dunia dari wabah penyakit di game Pandemic. Mulai dari yang mainnya ringan, sampai game yang sekali mainnya butuh 4 jam hahaha..

Kalau mau bergabung dengan komunitas boardgame, di Indonesia ada IndoBoardGames, sedangkan komunitas internasionalnya misalnya BoardGameGeek. Walaupun kebanyakan boardgame berasal dari eropa sana, tapi di Indonesia juga ada loh developer boardgame. Meet mas Eko Nugroho from Kummara. Kummara sudah memiliki beberapa game seperti Simpang Dago, Punakawan, atau Gelut Marmut. Passion mas Eko di boardgame layak diacungi jempol. Kalau datang ke Kummara, ada berkarton-karton boardgame yang siap dimainkan. Mas Eko juga ga ada capenya buat merakyatkan board game di Indonesia. Dimulai dari membuka kafe boardgame Kummara, bikin event game, dan turnamen boardgame, sampai bikin boardgame dalam negeri. Buat yang ga ingin ketinggalan infonya follow aja twitternya @kummara

Selain boardgame ada juga cardgame. Bedanya sama boardgame? Kalau boardgame mainnya pakai papan/alas, card game mainnya pakai kartu *ya iyalah, namanya juga CARDgame, hahahaha*. Bang!, Dominion, 6th Takes, Bohnanza, dan Saboteur beberapa contohnya. Yang paling sering gw mainkan? Bang!, Dominion, 6th Takes *eh, udah hampir semua ya itu :P

Apa *atau mungkin siapa* yang menjebak gw dalam dunia per-boardgame-an? *drum-roll, halah* It’s my boardgame-lover-boyfriend. Kencan pertama dibawa ke toys fair, trus abis itu ngeboardgame rame-rame di food festival di IBCC. Agenda kencan juga biasanya ngeboardgame rame-rame. Waktu Kummara masih di Ciumbuleuit, kita sering datang pas Kummara baru buka jam 2 siang dan baru pulang setelah Kummara beres-beres mau tutup jam 10 malam hahahaha.

And thanks to situs online boardgame, biar kepencar-pencar di Jakarta dan Bandung, kita tetap bisa main boardgame bareng. Temen yang di Eropa juga. Jadi malam-malam abis kerja, daripada nonton sinetron, waktunya kita pakai buat main boardgame. Buat yang mau penasaran dan pengen nyoba online boardgame silahkan ke BoardGameArea atau Yucata. Dua-duanya gratis kok.

Sementara segini dulu deh tulisan tentang boardgamenya. Ingin hati sih mau bikin tulisan yang spesifik untuk tiap-tiap boardgame yang dimainin juga, mudah-mudahan kesampaian :D

Have a great night everyone :)

 

About Putri

Sport. Food. Travel. Easygoing. Clumsy.
1 Comment

Posted by on December 15, 2011 in Daily Life

 

Tags:

One Response to Boardgame

  1. Zakka Fauzan

    December 24, 2011 at 6:20 pm

    Wiiiiih…. *kok bisa nyasar ke sini yaa* :D

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.